...........:Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.....

17 Desember 2007

Konser Musik Di hutan

TK Darussalam Pamulang, dalam rangka mengakhiri liburan akhir tahun 2007, mengundang Kak Awam dalam berbagi Cerita. Kak Awam membawakan 2 (dua) buah Cerita yang keduanya dikemas secara musikal dan penuh dengan efek suara. Cerita Pertama berkisah tentang seekor ayam yang gemar bernyanyi dan mengajak teman-teman binatang lain di hutan mengikuti konser musik. Berpuluh-puluh suara binatang dan suara nyanyian binatang telah dipersiapkan di Notbook sehingga memudahkan Kak Awam beraksi di depan anak-anak. Bukan saja anak-anak yang kagum dan terpingkal-pingkal menyaksikan Kak Awam memerankan Binatang-binatang, tapi juga ibu guru dan para orang tua ikut bersorak.

Untuk Cerita yang kedua, Kak Awam menggunakan bonek tangan yang juga dikemas dalam bentuk musikal.

Kak Awam, sebagai seorang pendongeng yang lebih sering membawakan dongeng secara Musikal sudah terbiasa dapat menguasai penonton baik anak-anak maupun orang tua.

Selain sajian Dongeng, Kak Awam didampingi oleh Kak Rae untuk bermain edukasi secara musikal dengan peralatan keyboard. Kak Rae yang selama ini memberikan sumbangan kemasan musikal kepada Kak Awam juga tidak kalah dalam beraksi. Maklum, urat seni keduanya sama-sama dilahirkan di Wadah Seni 'Teater' di Kampusnya.

6 komentar:

uMiNa sYaMiL BeR-sToRy mengatakan...

wah,senang skali ketemu temen blog seorang pendongeng...saya suka skali dgn dongeng,dan pingin skali belajar mendongeng,baru buat anak sndiri dan penghantar tidur ajah. tipsnya dunk mas,mendongeng yg baik..butuhkah alat bantu kaya boneka gitu?

Wong Awam mengatakan...

Sama-sama bunda. Saya gembira sekali dikunjungi. Saya yakin pasti Bunda Umina tidak akan menemui kesulitan ketika mendongeng untuk Syamil tersayang. Hehehe…
Mendongeng untuk buah hati, yang penting bunda dapat memilih dan menyesuaikan cerita dengan usia anak. Anak sebelum berusia empat tahun, diupayakan menggunakan cerita dengan tokoh binatang yang berperilaku dan berbicara seperti manusia. Karakter para binatang bisa dimunculkan sebagai daya tarik. Sedangkan jalan ceritanya, Bunda bebas memilih. Pilihlah jalan cerita jangan yang rumit-rumit ya. Dan durasinya yang pendek-pendek saja. Sesuaikan dengan usia si anak. tidak berlama-lama, dan mudah pemecahannya.
Keputusan menggunakan boneka-boneka (binatang) adalah tepat. Karena Syamil baru mengenal dan senang dengan bentuk. Berbeda dengan anak diatas 4-5 tahun yang sudah mengenal teman, belajar bersosialisasi dan senang bermain. Bunda dapat memilih media buku atau sama sekali tidak menggunakan media, karena anak harus memainkan imajinasinya lebih luas lagi.
Tanpa meninggalkan metode-metode lainnya, dongeng selain sangat efektif sebagai sarana hiburan juga dapat dijadikan sarana menyampaikan nilai sosial tanpa menggurui, mengasah kemampuan nalar, mengungkapkan emosi. Dan yang lebih penting meningkatkan kedekatan dengan sang buah hati.
Semoga bunda selalu dapat meluangkan waktu mendongeng untuk syamil tersayang.

Wassalam

Kang Dewo mengatakan...

Mohon petunjuk, apakah mendongeng juga efektif untuk anak-anak SD dan SMP?

Wong Awam mengatakan...

Kang dewo yang sudah berkunjung, saya ucapkan terimakasih.

Tentu saja sangat efektif. Bahkan diusia dewasapun juga masih perlu mendengarkan dongeng. Alasannya adalah bahwa mendongeng akan dapat meningkatkan pertumbuhan kualitas berfikir anak, menanamkan minat baca, memberikan informasi pengetahuan yang sangat luas pada anak.

Namun demikian, kita harus dapat memilih materi dongeng yang akan kita bawakan sesuai dengan tingkatan usia anak.

Wassalam

Umi afifah mengatakan...

Salam Mas Awam
Terima kaseeh dah kasih dukungan untuk Umi.Semoga harapan2 kita ,anak-anak suka membaca dapat terwujud .Mas awam ajarin Umi dong gimana caranya ngedongeng ?
Salam,Umi Afifah

Umi Afifah mengatakan...

Salam mas Awam
Terima kaseeh atas dukungannya u/ Umi .semoga harapan "anak-anak suka membaca " dapat terwujud.Gimana sih cara mendongeng untuk anak-anak ? ajarin dong !
Salam,Umi Afifah