...........:Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.....

12 Juli 2008

Orang Tua Sejati, adalah Impianku

Ikatan Remaja Masjid Fatullah (IRMAFA) bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Ibu dan Anak (PPIA) menyelenggarakan kegiatan Parenting dengan mengambil tema "Peranan Orang Tua Sejati, Adalah Impianku". Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Masjid Fathullah UIN Syahid Jakarta dengan menghadirkan kurang lebih 70 ibu-ibu yang berdomisili di wilayah setempat.

Talkshow yang membahas Peranan Orang Tua Sejati berjalan selama 60 menit ini membawa ibu-ibu untuk mempelajari teknik mendongeng untuk putera dan puterinya.

Kak Awam menyampaikan, bahwa Dongeng harus lebih dirutinitaskan dalam keseharian daripada hanya difungsikan sebagai pengantar tidur atau sebagai perangsang otak dikala jenuh. Orang tua tidak boleh melupakan bahwa manfaat dan pengaruh dari dongeng untuk anak dapat mempengaruhi pada kehidupan anaknya sehari-hari. Mumpung anak masih menjadi anak, dan belum tumbuh remaja, orang tua harus menanamkan nilai-nilai kebajikan sedini mungkin.

Masa kanak-kanak merupakan fase yang paling subur untuk melakukan pembinaan keilmuan dan pemikiran. Jika orang tua mengemas materi dongeng dengan sangat baik dan mengedepankan persoalan tersebut, maka anak akan terangsang imajinasinya dan ia akan berkembang secara efektif, untuk menjadi manusia yang berkarakter dikemudian hari.

Dalam sesi tanya jawab, banyak sekali ibu-ibu yang merasa kesulitan mendongeng dikarenakan belum terbiasa dan merasa tidak bisa. Kak Awam menyarankan agar ibu-ibu memulai dengan mengumpulkan buku-buku cerita yang disesuaikan dengan usia putera dan puterinya. Dan mulailah dengan membacakan buku cerita sebisanya, lama kelamaan orang tua akan semakin terbiasa. Bila mana kebiasaannya sudah menjadi budaya keseharian, tinggal mengoptimalkan diri untuk menjadi pendongeng yang baik dan benar khusus untuk putera dan puterinya. Kak Awam juga menyampaikan jurus-jurus efektif cara mendongeng untuk peserta.

Dan di akhir acara, kak Awam menyajikan Dongeng Musikal berjudul "Anak Kelinci Yang Tidak Patuh", yang dipersembahkan untuk putera-puteri peserta yang juga hadir di acara tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada ibu-ibu bagaimana cara menarik perhatian agar anak mengikuti adegan demi adegan dalam dongeng yang disajikan.

Semoga ibu-ibu menjadi pendongeng yang baik bagi putera dan puterinya. (Adul)

05 Juli 2008

Jambore Anak Jalanan

Mereka tetap anak-anak yang merindukan kasih sayang, mereka tetap anak-anak yang merindukan perhatian dan mereka adalah anak-anak yang punya cita-cita.

Kerasnya wajah anak-anak dijalanan ternyata luntur juga oleh rangkulan kakak-kakak panitia dari Sahabat Anak. Mereka menyambut acara Jambore Anak Jalanan yang diselenggarakan di perkemahan Ragunan dengan semangat tinggi. Tema yang diusung kali ini adalah Aku dan Cita-citaku.

Lebih dari 300 anak memadati panggung untuk mengikuti dongengan yang saya bawakan. Dan saya kagum dengan semangat anak-anak, ketika mengikuti jalannya Dongeng yang saya bawakan secara musikal. Mereka begitu imajinatif mengikuti adegan demi adegan. Sungguh luar biasa.

Dan hebatnya lagi, sebelum dongeng saya mulai, mereka berteriak-teriak minta agar saya membawakan cerita "Jago & Cengger". Cerita tentang persahabatan dua ekor ayam jantan yang pernah saya bawakan di acara Deklarasi Anak Jalanan tanggal18 Februari 2008 lalu. Bahkan salah satu dari mereka sempat menuturkan kembali cerita tersebut kepada saya. Luar biasa.

Dengan demikian betapa mereka sangat membutuhkan buku dan cerita. Semoga mereka terus bersemangat. Semangat untuk meraih cita-cita seperti tema pada acara Jambore kali ini. (Adul)

29 Juni 2008

AYO KE BANK

Minggu, 29 Juni 2008, pukul 13.00, di Pekan Raya Jakarta (PRJ), hadir Kak Awam Prakoso untuk berbagi Cerita tentang untungnya menabung. Kegiatan Bank Indonesia di PRJ ini adalah sebagai Langkah Gerakan Edukasi Perbankan, yang mengangkat tema "Ayo Ke Bank".

Acara ini diperuntukkan untuk anak-anak Sekolah Dasar, dimana untuk memberitahu semenjak dini manfaat menabun di bank.

Selain acara Dongeng dari Kak Awam, juga ada acara Talkshow yang cukup menggugah anak-anak untuk bertanya dan berinteraksi mengenai menabung di Bank.

Usai mendongeng, kak awam membagikan buku-buku cerita yang diterbitkan oleh Bank Indonesia kepada semua anak-anak yang hadir.

21 Juni 2008

Drama Musikal Anak

Sesuatu yang berkesan wajib diberikan ketika anak lepas dari Taman Bermain. Karena kesan tersebut akan melekat sepanjang hidupnya.

Drama Musikal berjudul “PELANGI” yang ditulis dan dikemas Kak Awam dimainkan oleh siswa/i Taman Kanak-Kanak Salman di bilangan Ciputat-Tangerang dengan penuh suka dan cita.

Petualangan, komedi, tari-tarian, lagu-lagu serta kostum yang menarik serta pesan moral, lengkap disetiap babak.

Lewat cerita ini, anak-anak bisa dapat contoh pentingnya membina persahabatan dan kekeluargaan.

Drama Musikal kali ini didukung oleh 102 pemain, 4 di antaranya adalah ibu guru dan orang tua murid. Walaupun mereka bermain tanpa ditemani bintang terkenal, dan ruang yang seadanya bukan standar gedung pertunjukan, anak-anak bermain sangat mengagumkan.

Semoga melalui drama yang mereka ikuti menjadi pengalaman dan kesan yang tiada terhingga. Amin (Rahmad Azi)

08 Juni 2008

Workshop Dongeng di SD Annisa Bintaro

Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, tentunya media komunikasi dapat dipelajari dengan sangat mudah. Tanpa mengkesampingkan metode-metode lainnya, bahwa pembelajaran komunikasi melalui media mendongeng sangatlah efektif untuk anak didik.

Sebelum memulai pelajaran dongeng, Kak Awam terlebih dahulu mendongeng dengan satu cerita yang edukatif, menghibur, penuh dengan pesan moral dan serat dengan pelajaran bahasa.

Di sela-sela pembacaan dongeng, para siswa ditanya arti kata dan kalimat tertentu. Sebagian pelajar mampu menjawab dengan cepat setelah diberikan arahan tentang kegunaan kata itu.

Usai mendongeng, Siswa-siswa yang baru saja menginjakkan kakinya di halaman Sekolah Dasar sangat lihai dalam menampilkan dongeng yang mereka telah buat secara berkelompok.

Dalam kegiatan Seni dan Bahasa yang diselenggarakan oleh SD An-nisa Bintaro, anak-anak sangat antusias sekali dengan dongengan dan bertanya kapan lagi kak awam datang untuk mendongeng.